Resume 16 (Rabu, 22 Juni 2022)

Anatomi Buku

Oleh : Adnan Adam

            Pertemuan ke-16 Pelatihan Belajar Menulis yang diselenggarakan oleh PGRI Pusat asuhan DR. Wijaya Kusumah (Om Jay) dilaksanakan rabu 22 Juni 2022 pukul 19.00 – 21.00 WIB. Kali ini pematerinyaIIbu Theresia Sri Rahayu, S Pd, SD didampingi Ibu Arofiah Afifi. Materi yang dibahas berjudul Anatomi Buku. Apa kata beliau berdua dari ulasannya melalui  WA grup Belajar 25-26. Pembaca yang budiman ikutilah dan bacalah yang berikut ini :

 

            Bismillah, Baiklah malam ini saya sebagai moderator akan membersamai Bapak Ibu hebat semuanya selama 2 jam ke depan, mengawal  materi yang akan dibawakan dengan apik dan menarik  oleh narasumber kita yang  cantik. Maka saatnya kita siapkan hati . Makan santen campur gulai, Rasanya sangat penuh kelezatan , Sebentar lagi kelas akan kita mulai. Ibu bapak hebat mari kita saksikan.

            Assalamualaikum warahmatullah,  ibu bapak hebat semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat tidak kurang satu apapun, Kepada ibu narasumber kami ucapkan turut berduka cita sedalam- dalamnya atas ujian wafatnya salah satu anggota keluarga. Semoga diterima di sisi Tuhan yang Maha esa Aamiin. Kepada ibu bapak hebat literasi Nusantara semoga diberi kemudahan segala urusan, serta kondisi lingkungan rumah yang mendukung untuk malam ini.  Kuliah malam ini seperti biasa dibagi menjadi 2 sesi, Yaitu sesi : 1). Penyajian  Materi, 2). Sesi Tanya Jawab. Pertanyaan kirim ke  081318666577

             Baiklah untuk membuka  jalannya  kuliah malam agar lebih hidmat, ilmu dapat diserap dengan baik, mari kita membaca doa sesuai keyakinan masing-masing. Berdoa mulai,  Berdoa selesai. Malam ini akan menjadi malam yang luar biasa karena  kita akan berkenalan  dengan satu materi yang amat penting bagi dunia literasi. Sebuah materi yang dibawakan dengan unik, menarik,  mengingatkan saya seolah sedang belajar di dunia lain, itulah  hebatnya kelas belajar menulis karena semua ilmu ada di sini,  terangkum sangat apik dan indah serta spektakuler. Apa sih gerangan materi malam ini, supaya tidak terlalu penasaran baik saya kasih bocoran  materi malam ini adalah Anatomi Buku.

            Mendengar anatomi  buku. Pasti ingatan kita akan melayang pada dunia biologi, bener ga ? anatomi,...anatomi yang kita fahami, itu  susunan atau bagian-bagian tubuh. Karena yang kita bahas adalah buku maka yang akan dipaparkan secara gamblang oleh narasumber  kita kali ini yaitu tentang,  bagian-bagian tubuh buku seperti apa ya ?.  penasaran... penasaran kan ?  Siapa sih narasumber keren ini ?.

            Sebelum saya perkenalkan narasumber, Izin kan saya memperkenalkan diri dulu ok ? Nama saya Arofiah Afifi biasa dipanggil atau lebih dikenal dengan Ovi . Nama yang cukup singkat dan mudah diingat. Saya  alumni BM gelombang 24 satu gelombng dengan  ibu Master formula 1 yaitu ibu Mutmainnah selaku ketua kelas.. Pada BM 24 saya sesungguhnya tidak memiliki  prestasi yang menonjol  namun saya sering bikin rusuh kelas haha ... artinya membuat kelas aktif  begitu,  sehingga saya dipinang, cieee.. dipinang,  oleh tim solid untuk dibina supaya  lebih anggun, terarah, terpelajar,  dan naik kelas

 

 

            Terima kasih  om Jay, bapak Brian dan tim solid.  Oiya Alhamdulillah karena malam ini materinya tentang buku , Alhamdulillah Buku solo saya sudah tinggal terbit. Dalam perjalanan  menuju rumah . Semoga peserta BM yang pemula bisa segera menyusul saya  ya aamiin. Menyusul menerbitkan buku,Oke baik. Sebelum mulai materi Kita simak dulu profil atau CV narasumber kita. Karena tak kena maka kenalan . Narasumber kita kali ini bertema Tere Liye ups Maksud saya Tere tanpa liye. Namun kepopulerannya tak kalah tenar dengan Tere Liye. Beliau Biasa dipanggil dengan sebutan akrab cikgu Tere alumni BM angkatan 4 satu angkatan dengan pak Brian.  Seorang cikgu yang cantik imut energik Melihat wajah beliau saya suka sekali kalau kata si Upin ipin " comel nyee"   lucu imut betul betul betul...Bernama lengkap beliau adalah  Teresia Tri Rahayu.S.Pd SD. https://www.cikgutere.com/2021/01/tere-bukan-liye.html.  Baik silahkan disimak biodata dan PPt.

            Nah keren sekali prestasi cikgu kita ini. Melanglang buana ke Negeri seberang,  mengabdi di NTT dan satu yang tidak saya sangka ternyata beliau orang sunda . Wah enjunjung saya sebagai orang Sunda . Yuuk dari pada lama , Kita panggil cikgu lewat pantun   Ada jagung dimakan itik, Itiknya lari ke pohon talas , Wahai cikgu yang cantik , Saya persilahkan untuk masuk ke kelas. (Sumber : Arofiah Afifi, WA Grup Menulis 25-26, Rabu 22 Juni 2022)

            Siaappp, Bu moderator … beri tepukan gemuruh….Cikgu kumaha damang ?...Pangestu, Bu. Hatur nuhun, Bu Ovi…waw kereen…. Mangga cikgu Forum saya serahkan pada cikgu …Baik, Bu Ovi…. Peserta sudah tidak sabar….tadii sudah ada bisik-bisik…Pematerinya luar biasa kata peserta

            Sebelumnya izinkan saya menyapa Guru Besar Blogger kita, Om Jay @Wijaya Kusumah, Prof. Eko dan Tim Solid Om Jay. Terima kasah untuk kesempatan dan kepercayaan yang diberikan pada saya untuk belajar berasama para blogger keren di ruang BM ini. Selamat malam juga untuk moderator handal kita malam ini, Bu Ovi  dan juga para peserta BM malam ini. Semoga tetap semangat dalam mengikuti kegiatan malam ini. Saking kerennya moderator, saya jadi bingung harus mulai dari mana ini.

            Hehehe, tapi keren lho, Bu Ovi. Kelasnya jadi hidup….: Aamiin. Baiklah, Bpk/Ibu blogger semuanya, pertama-tama saya mau sedikit kilas balik perjalanan saya sehingga dapat bersama-sama dengan Bpk/Ibu semua pada malam ini. Beberapa waktu yang lalu, saya dihubungi oleh Bu Ovi terkait kesediaan saya untuk belajar dengan Bpk/Ibu di kelas BM. Di sana juga tertera nama guru besar blogger yang sangat saya idolakan yaitu Om Jay.

            Bagi saya, Om Jay itu sangat berjasa. Karena impian saya sejak kecil (SD) adalah ingin menulis buku dan ingin agar buku saya bisa dibaca oleh banyak orang. Ketika saya berada di Bandung, tempat favorit saya adalah Toko Buku Gramedia. Setiap ada kesempatan saya akan pergi kesana. Dan impian saya sejak kecil seakan semakin kuat ketika saya menatap buku-buku yang terpajang di rak.

            Tahun 2017 memang saya sudah mengenal blog sebagai media untuk menulis. Tapi ada rasa tidak puas jika saya hanya menulis di blog. Lalu, singkat cerita, saya berteman dengan Om Jay di FB dan berkesempatan mengikuti kelas BM seperti Bpk/Ibu saat ini dan ...... tahun 2020 mimpi saya pun terwujud. Ketika saya ikut tantangan menulis buku dr Prof. Eko (seperti Pak Roma), buku saya bisa  dipajang di rak buku Gramedia dan toko buku lainnya di berbagai wilayah. Dream comes true

            Pernah dalam beberapa kesempatan, saya mengikuti kegiatan Kemdikbud di Bali, Yogya, dan Jakarta. Saya tiba-tiba ingin menghadiahi buku pada beberapa pejabat Kemdikbud dan sahabat saya, maka saya pun dapat dengan mudah membelinya di Gramedia dan toko-toko buku besar. Saat itu bahkan saya langsung menyampaikan pada karyawan toko buku bahwa saya adalah penulisnya. Sampai mereka minta foto bersama. Wahhh, jadi merasa seperti artis, Bu Ovi

            Nah, Bpk/Ibu, itulah sedikit cerita saya tentang kebanggaan saya sampai akhirnya bisa menulis buku dan lolos di Penerbit Andi sehingga bisa ada di toko buku besar. Saya yakin, Bu Ovi dan Bpk/Ibu blogger juga sedang OTW ke sana. Amin. Ya, selamat juga untuk Bu Ovi yang bahkan sadah menghasilkan karya berupa buku solo. Semoga nanti kita bisa barter bukunya yaa. Nah, terkait materi malam ini ....Bu Ovi minta saya membuat makalah. Jadi saya sudah menyiapkannya. Walaupun sederhana namun semoga bermanfaat bagi kita semua.

            Hehehe, siap, Bu. Nanti kopdar kalau pas saya puang lkampung….Pasti….: Aamiin. : Semua materi di modul saya ambil bahannya diramu dari berbagai sumber yang ada di internet. Namun mohon maaf saya terlupa tidak mencantumkan sumbernya. Point yang ingin saya garis bawahi dari materi yang ada di modul adalah bahwa anatomi buku yang disajikan dalam modul itu sifatnya ideal. Tidak perlu harus ada semua dalam buku yang akan atau sedang bahkan telah Bpk/Ibu tulis.

            Terutama jika Bpk/Ibu blogger keren menulis jenis buku fiksi atau kumpulan resume seperti Bukunya Bu Ovi. Biasanya, saat kita akan menerbitkan buku, baik di penerbit Indie maupun mayor, kita akan diberi informasi tentang kelengkapan naskah atau isi buku. Sebagai penulis, kita harus siap menyesuaikan kelengkapannya. Kemarin materi dari Pak Roma terkait dengan membuat daftar isi, indeks, dll itu bisa memperkaya materi yang ada di modul juga ya, Bpk/Ibu.

             Saya salut pada Om Jay dan Tim Solid nya karena sudah menyusun materi di kelas BM dengan terstruktur sehinga ada koneksi antara materi sebelumnya dengan yang berikutnya. Tadi saya sempat jalan-jalan di rumahnya Bpk/Ibu (blog maksudnya) namun mohon maaf saya belum meninggalkan jejak karena terburu-buru. Tapi melihat semangat dan antusiasme Bpk/Ibu dalam menulis, saya yakin bahwa tidak lama lagi akan ada puluhan buku solo yang dihasilkan dari kelas BM.

            Materi malam ini terkait anatomi buku dapat dijadikan referensi bagi Bpk/Ibu blogger keren untuk semakin dekat dengan impian kita yaitu menghasilkan buku. ….Aamiin….Bu Ovi, saya yakin Bpk/Ibu blogger keren saat ini masih membaca-baca modulnya karena semakin bersemangat untuk menyusun kelengkapan buku. Bagian per bagian…..Pasti cikgu………Jadi mungkin saya tidak perpanjang kata lagi untuk materinya. Bisa dilanjut untuk sesi tanya jawab sambil melanjutkan membaca modulnya (jika ada yang bertanya)

            Baik cikgu  kita masuk ke sesi tanya jawab kalau begitu. Baik, Bu. Bunga mawar bunga selasih. Warna cerah tiada dua.   Sekian dulu  materi sementara  inih .Dipersilahkan bagi yang mau bertanya  Baik mungkin sudah banyak pertanyaan dibenak peserta kita buka sesi tanya jawab ya  Ke no ini  081318666577  Yang baru gabung khawatir  capek manjat silahkan baca modalnya yaa

            Assalamualaikum Ibu saya bu Elmi dari Riau mau bertanya :

1. Apa saja yang harus kita lakukan dalam menyusun sebuah buku agar menjadi satu kesatuan.

2. Apakah ada perbedaan menulis buku dengan menulis di blog.

3. Apa saja alur yang kita perlukan dalam menulis sebuah buku

4. Bagaimana cara merancang naskah buku yang baik

5. Apa saja yang harus kita siapkan agar menjadi penulis buku yang profesional.

Demikian Ibu mohon petunjuknya terima kasih

            Baik, Bu Ovi, terima kasih. Selamat malam, Bu Elmi. Wahh pertanyaannya panjang dan kritis sekali, Bu. Saya coba jawab ya.

1. Menurut pengalaman hal yang bisa kita lakukan tentunya adalah mulai dari menentukan tema yang akan mengikat keseluruhan isi buku. Kemudian menentukan judul yang relevan dengan tema. Setelah itu, kita susun yang disebut dengan outline buku. Nah, outline ini maksudnya seperti text matter yang ada pada penjelasan modul.

2. Tentu ada bedanya, Bu. Jika menulis di blog itu hanya berupa artikel sedangkan buku itu terdiri dari kumpulan artikel. Jadi tantangan dan kepuasannya kalau bagi saya itu sangat jauh berbeda.

3. Alur di sini sebetulnya merupakan langkah-langkah menulis buku ya, Bu. Nah, menurut saya langkah pertama adala ibu harus memahami anatomi buku terlebih dahulu. Baru mulai mengumpulkan bahan bukunya.

4. Menurut saya caranya…

            Selamat malam, Saya Sita BM 26. Mohon ijin bertanya. Tadi bunda There menyampaikan seperti ini  "Point yang ingin saya garis bawahi dari materi yang ada di modul adalah bahwa anatomi buku yang disajikan dalam modul itu sifatnya ideal. Tidak perlu harus ada semua dalam buku yang akan atau sedang bahkan telah Bpk/Ibu tulis. Pertanyaan saya, Kalau sifatnya ideal, seharusnya justru semuanya ada dalam buku yang akan kita tulis, tetapi bunda There menyampaikan Tidak perlu harus ada semua dalam buku yang akan kita tulis. Mohon penjelasan. Terima kasih

            Selamat malam, Bu Sita. Pertanyaan ini yang saya tunggu  . Seperti yang saya sampaikan bahwa anatomi buku yang saya jelaskan di modul itu sifatnya ideal karena memamg sangat lengkap dan sangat rinci. Bahkan saya membaca beberapa artikel dari sumber berbeda terkait dengan anatomi buku ...itu lebih sederhana. Hanya ada bagian awal, isi, dan akhir/penutup. Di sumber lain juga berbeda. Sehingga saya meramunya. Dengan tujuan, agar Bpk/Ibu mengetahui secara lebih jelas dan rinci bagian per bagian dari  anatomi bukunya.

            Memang betul seperti yang Bu Sita sampaikan, jika ideal harusnya buku kita mengikuti anatomi tsb. Namun, maksud saya mengingatkan bahwa tidak harus semua, karena memang perlu kita sesuaikan dengan jenis bukunya. Jika yang kita tulis bukan buku yang berdasarkan penelitian atau buku ilmiah, tentunya tidak perlu selengkap itu bagian - bagian bukunya. Apalagi jika buku kita merupakan kumpulan resume, maka menurut saya seperti indeks, glosarium, catatan kaki, tidak diperlukan.

            Assalaamu’alaikum kakak moderator.Nama Yandri Novita Sari. Dari gelombang 25. Izin bertanya untuk narasumber kak.

1. Apa resep rahasia agar buku kita di kategorikan baik dan menarik bu? Sama halnya seperti burger yang enak tentu buku  yang baik dan menarik juga ada resep rahasianya.

2. Apakah anatomi buku bagian sampul dan judul, salah satu penarik utama pada buku yang kita tulis agar di lirik dan diminati pembaca bu?

Mohon penjelasannya bu, terimakasi sebelumnya bu.

            Selamat malam, Bu Yandri. Saya coba jawab yaa ...

1. Resep rahasianya saya bisikin yaa ... Hehehe. Bpk/Ibu, salah satu resep rahasia agar buku kita dikategorikan baik dan menarik bahkan lolos di penerbit mayor sehingga direkomendasikan / dijual di toko buku besar adalah buku kita harus relevan dan aktual dengan kebutuhan pasar saat ini. Ini yang paling penting. Coba Bpk/Ibu menulis buku tentang Kurikulum Merdeka dan topik-topik terkait guru penggerak pasti buku Bpk/Ibu akan laku (baik) karena sedang dicari dan diminati oleh banyak orang. Menarik, tentu saja bukan hanya tampilan / layoutnya saja, melainkan outline dan keseluruhan isi naskahnya juga. Caranya, ambil sudut pandang yang berbeda dengan yang sudah ada. Misalnya jika orang lain membuat burger degnan resep dan susunan yang standar, Ibu buat burger dengan keari…

            Agus Winarno, Pangkalan Bun, Kalteng, Gelombang 25  Bagaimana Kiat bisa memiliki kemampuan untuk membedah bagian per bagian dari sebuah buku, terima kasih

            Mantap, Pak Agus. Terima kasih untuk pertanyaannya. Untuk bisa punya kemampuan tentunya butuh proses ya, Pak. Ibaratnya butuh jam terbang. Semakin banyak kita berlatih maka kita akam semakin mampu. Untuk memiliki kemampuan ini, selain berlatih, Bpk juga bisa membaca-baca buku best seller untuk inspirasi. Jangan lupa ...modulnya dibolak balik ya, Pak. Supaya semakin terbiasa dengan bagian - bagian bukunya. Intinya learning by doing, Pak Agus. Tetap semangat.

            Perkenalkan saya ibu There dari Pangkalpinang, sebagai peserta dari gelombang 24.

Beberapa hal yang ingin saya tanyakan :

1.  Pentingnya anatomi buku, adalah agar buku kita tampak ciamik. Apakah ini sebuah keharusan mengikuti susunan yang ada pada setiap bagiannya ? Atau hanya untuk sebuah kebiasaan saja ?

2. Secara umum, apakah ke-4 bagian anatomi buku tersebut wajib ada ?

3. Apakah perbedaan antara kata pengantar dan prakata ?

4. Sebaiknya, atau pada umumnya, ada berapa bab dari yang harus kita sajikan sebagai inti sari buku kita ?

5. Terakhir, adakah  tips untuk membuat isi buku menjadi sistematis dan gampang untuk dipahami ?

Terimakasih mbak Tere

            Selamat malam, Ibu Tamu. Hehhehe, kalau di Pulau Sumba, yang namanya sama disebut Tamu, Bu.. ….Ooh baru tahu saya cikgu  O ya, saya intermezzo sedikit yaa, Bu Ovi ....Ok silahkan cikgu. Waktu saya masih di Jabar ... Sebenarnya nama panggilan saya Ibu Sri. Tapi, begitu 2016 mutasi ke Pulau Sumba, nama panggilannya jadi Ibu Tere.. Karena .... Kebanyakan orang Jawa yang ada di Pulau Sumba (Ibu - Ibu),  namanya adalah Sri. Jadi suami saya bilang, supaya mudah dibedakan, panggil saja dengan nama Ibu Tere. Begitu, Bu. Oke, kembali ke pertanyaan dari Ibu Tamu. Takut keburu bel pulang. Nanti dijadikan PR   Ooalah biar ga ketuker ya cikgu …. Iya, Bu Ovi ....

Saya coba jawab ya, Bu.

1. Susunannya memang harus diikuti seperti itu, Bu. Namun bagian per bagian di dalamnya tidak harus semuanya diikuti. Contoh tadi jika menulis buku dari kumpulan resume tidak perlu selengkap menulis buku ilmiah. Bagian indeks, glosarium, bisa diskip.

2. Secara umum betul harus ada.

3. Seperti penjelasan pada modul bahwa kata pengantar ditulis oleh orang lain (bukan penulis buku) bisa oleh pejabat atau tokoh yang relevan. Nanti bukunya Bpk/Ibu bisa diberikan kata pengantar oleh Om Jay sebagai blogger ternama sedangkan untukk prakata ditulis oleh penulis buku sendiri.

4. Agar buku kita menarik dari segi tampilan hendaknya mempunyai punggung buku. Bisa lihat contohnya di modul. Nah, untuk bisa ada punggung buku, biasanya perlu sekitar 140 halaman. Atau bisa spesifik bertanya pada …

            Selamat Malam, Ibu Tere, Saya Susi, peserta gel 25, dari Kayu Agung, Sumsel, Menarik sekali uraian malam ini tentang anatomi buku, apalagi dengan menganalogikan buku sebagai sebuah burger. Tapi, saat ini helaian buku yang begitu eksotis harus bersaing keras dengan laman laman yang ada di internet.  Lalu apa kiat kita, penulis pemula ini untuk menundukkan pembaca agar mau berpaling ke buku, apalagi buku yang ditulis oleh penulis pemula. Dalam sebuah buku, bagaimana kita menentukan klimaks isi buku yang kita buat, agar berkesan di hati pembaca. Terima kasih Ibu, atas pencerahannya.

            Semakin malam semakin mantap pertanyaannya, Bu Ovi.  Terima kasih pertanyaannya, Bu Susi. Memang saat ini industri percetakan buku manual bersaing dengan industri buku elektronik / digital. Maraknya gawai turut mengubah keadaan ini. Kalau dulu ketika kita butuh referensi, maka kita harus mngunjungi perpustakaan bahkan  membeli buku di toko buku. Sekarang, kita tinggal searching dan browsing di internet. Namun, tenang saja, Bu. Walaupun demikian, kita tetap percaya bahwa buku kita tetap akan laku di pasaran. Apalagi bagi para penikmat buku cetak. Mereka pasti akan mencari buku kita di berbagai toko buku. Kiat bagi kita supaya hal ini terjadi adalah  seperti yang tadi  saya sampaikan bahwa kita perlu mencari trend topic sekarang untuk bisa tahu kebutuhan pasar. Sekalipun kita penulis pemula, jika kita mampu menulis buku yang sesuai dengan trend pasar, maka buku kita pasti dicari oleh pembaca

            Agar buku itu berkesam bagi pembaca tentunya kita harus kenal dulu sasaran buku kita sehingga dalam merancang isi buku pun akan mengacu pada profil pembaca kita. Bisa dilihat dari umur, pendidikan, dll. Kemudian, agar berkesan, isi buku harus melibatkan pembaca dalam narasi buku yang kita tulis. Maksudnya gali sisi emosional pembaca sedapat mungkin. Jangan terlalu berteori atau mengajari namun berikan sharing pengalaman yang praktis.

            Salam Bu narasumber Teresia Sri Rahayu, Saya Lati dari gel  26, Izin bertanya

Pertanyaan sederhana saja

1.  untuk daftar pustaka sebuah buku apakah ada ketentuan minimal daftar pustaka tercantum?

Contoh  minimal harus 10 sumber daftar pustaka.

2. Apa perbedaan blurb dan sinopsis?

Bagaimana membuat sinopsis menjadi menarik  minat pembaca , Terima kasih

            Baik, Bu Lati. Terima kasih untuk pertanyaannya.

1. Sepengetahuan saya tidak ada ketentuan minimal mengenai jumlahnya. Namun biasanya ada ketentuan terkait masa waktu. Maksudnya daftar pustaka yang diambil biasanya 4 - 5 tahun terakhir atau jangka waktu lainnya. Terutama jika buku ilmiah.

2. Perbedaan Blurb dan Sinopsis bisa dilihat pada postingan berikut :

Buku adalah mahkota bagi seorang penulis. Yuk, ketahui apa saja kelengkapan naskah buku yang perlu diketahui oleh para penulis. #gurupenulis #blogger #gurupenggerak

https://www.instagram.com/p/CSoGR6bJVeS/?igshid=MDJmNzVkMjY=

            Yang terakhir bagaimana membuat sinopsis agar menarik pembaca, sebenarnya yang lebih tepat adalah Blurb yang menarik pembaca. Sinopsis yang baik adalah yang menceritakan keseluruhan isi buku seeara ringkas.Sepertinya tidak ada lagi pertanyaan ya, Bu Ovi. Sudah bel pulang juga.

            Materi malam ini yang sangat menarik sekali. Izin bertanya . Bagaimana caranya melibatkan sisi emosional pembaca secara langsung, Bu. Ini pengetahuan baru banget untuk saya, mohon pencerahannya. Mumpung cikgu lagi ada. Mahal ini jarang-jarang

 Maaf ini saya tidak tahu nama penanyanya . Nah, Bpk/Ibu, ini ada di buku saya yang judulnya "Bukan Guru Biasa". Di dalam buku itu, sebagai penulis, say membuat kuis yang dijawab langsung oleh para pembaca buku. Kemudian di bebaerapa bagian buku, saya berikan ruang kepada pembaca untuk memberikan komentar atau sekedar menulis refleksi dari tulisan yang saya bagikan. Bisa dibuat berupa kotak kosong yang diberi keterangan dengan pertanyaan pemantik yang Bpk/Ibu buat. Dan yang tidak kalah penting, gunakan bahasa yang komunikatif sesuai sasaran pembaca kita. Kalau sasarannya guru, maka gunakan sapaan dan bahasa yang biasa kita gunakan jika berkomunikasi dengan guru. Jika siswa maka tuliskan sapaan dan gunakan bahasa yang sesuai dengan siswa. Ini sebagai contoh. Silakan Bpk/Ibu berkreasi 🙏

            Semua pertanyaaan pun telah disapu dengan paparan cikgu yang sangat bermutu. Keren penanya dan narasumber aduh  hebat Moderatornya mantap. Kalah mantap ketimbang narasumber.  Perjalanan aksara kita, memang belum terlalu jauh

Tapi sungguh membuat kita berpeluh

Dalam setiap waktu kita selalu berkejaran

Bercumbu dengan aksara, sementara waktu kerap cemburu karenanya

Banyak kisah, tentu saja

Banyak rasa, apalagi

Namun semua kita hadapi bersama,

Dalam derai canda, yang hingga detik ini tak kutahu kau ada dimana

Satu yang aku tahu,

Kita terus bergandengan, menggenggam erat satu sama lain,

Meski jarak terpisah beribu mil disana

Selalu ada rasa haru,

Selalu ada tepuk tangan

Selalu ada pekik semangat untuk kita satu sama lain

Sahabat, kita tak sedang bermimpi kan

Engkau sungguh ada kan?

Karena...aku selalu ada

Aku selalu ada, meski disini diantara dimensi jarak yang tak bertepi

Namun aksara, literasi menjadikan kita memiliki tempat ber…

            Saking betahnya dapet materi cikgu Terharu, Buuuuu ....... sama saya juga

            Izin sy share di blog dan medsos saya yaaa ....

             Silakan juga Bpk/Ibu berkenan melanjutkan silaturahmi di FB. Nama FB saya Theresia Srie. Tapi mohon izin saya mau sapu-sapu dulu di FB karena pertemanan sudah maksimal.

            Bpk/Ibu blogger yang keren, materi anatomi buku tidak akan ada artinya jika Bpk/Ibu tidak berani untuk memulai menghasilkan karya sebagai penulis. Oleh karena itu, milikilah mimpi yang besar itu dan beranilah dalam mewujudkannya. Butuh niat,doa, dan usaha. Bukan cukup menguasai materi namun juga harus mampu dalam mengaplikasikannya. Marilah bergandengan tangan, saling membantu dan menyemangati antara sesama kita para blogger. Terus semangat dan yakin pasti bisa.

            Izinkan saa  mengucapkan terima kasih banyak, salut dan apresiasi setinggi-tingnya untuk Om Jay dan Tim Solid, Bu Ovi sebagai moderator dan Bpk/Ibu blogger semuanya. Luar biasa malam ini ....special thanks to Ibu Susi. I Like your poem, Bu. So Sweet. 🥰🥰

            Ada kiriman pantun dari bapak Agus winamo

Jenang di aduk aduk bertaburan

dicapur dengan santan

senang malam ini belajar

dengan mbak tere yang cekatan

            Waahh .... Saya senang juga, Pak Agus. Terima kasih pantunnya. Keren sekali. Tolong nanti Bu Ovi saja yang balas . …oke Siaap.

Masak kuah jangan berserakan .

Tambah selada dari Papua.

Sederet fakta telah cikgu sajikan .

Semoga bermakna untuk Semua.

            Sampai jumpa  dilain kesempatan semoga menjadi bekal yang berarti bagi kita semua.

Terimkasih atas waktunya kepada semua peserta. Jangan lupa isi absennya

Isi Link resumenya. Semoga malam ini semua bermimpi indah. Saya  Arofiah Afifi selaku moderator, mohon maaf atas segala kekurangan  mohon undur diri  Billahi Taufiq walhidayah Assalamualaikum warohmatullah

Comments