Resume 21 , Senin 4 Juli 2022

Menjadi Penulis Buku Mayor

Oleh : Adnan Adam

              PBM kali ini mengahdirkan narasumber Bapak Joko Irawan Mumpuni yang didampingi oleh moderator Bapak Muliadi. Materi yang diberikan berjudul :”Menjadi Penulis Buku Mayor”. PBM ini seperti biasanya menggunakan media whatsapp grup menulis gelombang 25-26.  Kelebihan menggunakan media ini materinya mudah dibaca ulang dan diutlis ulang atau diringkas menjadi resume. Baik gambar maupun tulisan semuanya mudah dipelajari dan dikutip untuk dijadikan buku solo oleh pesertanya.  Apa, mengapa, siapa, dimana dan kapan serta bagaiman materi tersebut disamapaikan berikut ini kutipan tulisan beliau berdua dan beberapa pertanyaan dari peserta pembaca budiman dapat membaca yang berikut ini :

               Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam Bapak/Ibu   guru hebat, pecinta literasi se-Nusantara.  Malam ini saya Muliadi akan membersamai Bapak/Ibu yang berbahagia dalam sajian materi menarik yang akan disampaikan oleh Narasumber kita. Bapak ibu, Menerbitkan buku solo di penerbit mayor bukan hanya menantang, tetapi juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah, dan yang pasti akan sangat membanggakan bagi penulisnya. Oleh sebab itu, menerbitkan buku pada penerbit mayor menjadi harapan setiap penulis.

               Malam ini, Narasumber kita Bapak Joko. akan membahas materi dengan topik Menguak Dapur Penerbit Mayor.  Beliau adalah direktur penerbitan pada penerbit Andi, berikut sedikit profil beliau.

Baiklah Bapak Ibu hebat, seperti pada  pertemuan-pertemuan sebelumnya, mari kita ikuti acara malam ini dengan susunan acara sebagai berikut: 1). Pembukaan, 2). Pemaparan materi, 3). Tanya jawab , 4). Penutup. Untuk sesi tanya jawab, pertanyaan bisa disampaikan ke nomor HP 081341200357  dengan format: nama, asal kota/sekolah dan pertanyaan. Mari kita awali sajian materi kita malam ini dengan mengucapkan basmalah. Selanjutnya, agar belajar malam ini diberikan kemudahan, kelancaran, dan kerberkahan, marilah kita berdoa sesuai agama masing-masing. Berdoa dimulai. Aamiin.                Baik untuk memanfaatkan waktu, maka kepada joko saya persilahkan dengan hormat, : silahkan pak bapak, ...

               Baik.. Mas Muliadi ,  Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,  Salam sejahtera

Selamat malam,  Salam sehat untuk kita semua.  Saya senang malam hari ini bisa ketemu dengan teman-teman  semua di grup ini untuk kita dapat belajar bersama-sama bagaimana dapat membuat tulisan . yang berguna bagi siapapun yang membacanya.  Jadi pada malam hari ini saya didaulat untuk berbagi pengalaman dalam acara: PBM. Mari kita mulai dari tayangan slide yang pertama:

Penerbit adalah  Industri kreatif yang didalamnya ada kolabarasi insan-insan  kreatif : Penulis, Editor, Layouter, Ilustrator dan desain grafis.. Ini adalah bagian dari industri kreatif penerbitan cetak, saat ini dan mendatang akan bertambah insan-insan kreatif bidang lain yang akan bergabung seiring dengan perkembangan dunia penerbitan yang kini sudah mengarah pada Publisher  5,0. yang memanfaatkan teknologi IT untuk menerbitkan karya-karya  kreatif.

              Ada jenis-jenis buku di dunia ini, biasanya klasifikasi jenis buku digambar dengan grafis yang mirip sirip ikan seperti ini:

              Dua kategori besar jenis buku adalah buku Teks (buku sekolah-kampus) dan buku Non Teks (buku-buku populer). Buku sekolah disebut buku pelajaran sedangkan kampus disebuat buku Perti (perguruan tinggi). Buku Nonteks  dibagi dua lagi menjadi buku Fiski dan Non Fiksi. Sehingga grafisnya akan tergambar seperti ini:

Buku Perguruan tinggi dibagi dua lagi menjadi buku Eksak dan Non Eksak.

Sekarang mari kita lihat grafis-grafis hasil survei yang menggambarkan dunia perbukuan di Indonesia..

 

 


              Coba teman2-teman cermati dulu satu persatu... Itulah gambaran perbukuan di Indonesia yang dapat teman-teman pakai sebagai dasar atau inspirasi penulisan buku.  Sekarang mari kita lihat contoh-contoh buku yang telah terbit:

              Baca baik-baik caption sebagai penjelasannya..Nah itu tadi gambar-gambar cover buku yang telah terbit dengan caption-caption penjelasannya. Sekarang kita cek pada diri kita masing-masing kita pada leval mana terkait dengan tulis menulis.. perhatikan gambar sebb:

Harapannya setelah mengikuti acara ini, teman2 sudah berada dilevel paling atas..Teman-tema, industri penerbitan bila digambar utuh lengkap maka ekosistemnya seperti ini:

Namun bila disederhanakan akan menjadi seperti ini:

              Sambil terus fokus mengikuti materi, jangan lupa mengisi daftar hadir malam ini https://bit.ly/3DbBNh6.  Tingkat literasi bangsa ini sampai saat ini masih banyak dikeluhkan banyak pihak akibat rendahnya tingkat litersai dibanding negara lain sekawasan. Inilah sebabnya:

Selanjutnya kita akan segera masuk dalam bahsan bagaimana proses penerbitan mulai dari  memasukan/mengirinmkan naskah buku ke penerbit hingga buku itu terbit dan beredar. inilah gambarnya.. rumit ya..

Setelah teman2-teman tahu proses bagaimana naskah buku dari awal sampai beredar dipasaran, kita saatnya mengetahui  Penerbit yang baik dan Penerbit yang perlu diwaspadai.. berikut point-point nya..

Ada kutipan yang sangat menarik untuk para calon penulis:

Nah sekarang mengapa kita harus menulis? Apa sih yang didapatkan ketika penulis tersebut sudah berhasil menerbitkan buku secara profesional dan diterbitkan oleh penerbit yang bereputasi.. ini yang akan didapatkan:

Ini riancian penjelasannya:

              Menarikan... ada loh penulis kami yg secara rutin tiap 6 bulan  sekali menerima royalty sampai ratusan juta rupiah secara rutin..Pertanyaan besar yang sering muncul adalah apa kriteria gar naskah buku dapat diterima oleh penerbit untuk dapat diterbitkan. Karena tidak semua naskah dapat diterima. Sebagai contoh penerbit ANDI itu tiap bulan menerima naskah masuk bisa sampai 500 nasakah. Namun yang diterima untuk diterbitkan hanya 50 Judul saja. Inilah kriteria penilaiannya:.

Pasti sekarang ada yang bertanya 'lalu apa yang diaksut dengan tema populer bagaimana cara menilainya?'tenatunya jawabnya dengan data. Salah satu data yang kami pakai adalah trend dari google trend. contohnya:

Apakah buku yang membahas/tema tentang BATU AKIK akan diterima.. lihat gambar ini:

 Tema tentang BATU AKIK ternyata sudah tidak menjadi trend lagi.  jadi kalau ada naskah buku masuk bertema BATU AKIK saat ini pasti akan ditolak. lalu bagaimana dengan tema yang lain:  Pemasaran misalnya:

baguskan pasarnya tidak pernah mengalami titik nadir dan kemudian hilang dari minat masyarakat..

Namun ternyata judul Pemasaran akan lebih menarik minat jika diganti judul dengan 'Marketing. Teman-teman hampir semua Tema yang ada matakuliahnya atau ada mapelnya pasti laku dipasaran. lihat contoh2 berikut ini:

Perhatikan gambarnya satu persatu dng teliti..Bahkan kita bisa tahu minat paling besar dari daerah mana?

Kalau tadi kita telah bahas bagaimana menegetahui tema-teman  yang menarik, sekarang bagaimana cara penerbit mengukur reputasi penulis?. Semua pasti pakai data. Dalam hal ini penerbit memakai data salah satunya dari Google Scholer/Cendekia lihat gambar nya:

ini tampilan google cendekia:

ini hasil untuk penulis yang berama Fandy Tjiptono bagus kan! perhatikan angka2 sitasinya..

              Ini adalah hasil untuk Prof, Jogiyanto. nah.. bagaimana dengan hasilnya bila nama teman2-teman dimasukan? Penerbit ANDI memiliki syarat minimal jumlah sitasi 2000 agar nasakah bisa diterima. Teman-teman pertanyaan lain yang sering muncul adalah: bagaimana cara menentukan jumlah cetak atau oplah. Perhatikan gambar berikut ini ada 4 kwadran:

              Penerbiat akan sangat berhati hati jika ada buku-buku yang bertema memiliki Pasar sempit dan Lifecicly pendek, namun penerbit akan senang dengan tema2 buku yang memiliki LifeCycle panjang dan market lebar..Masalah Selingkung ini juga banyak ditanyakan 'Penerbit bapak pakai kga selingkung apa?'jawabnya kami pakai gaya selingkung apapun yang dipakai penulis:

               Salah satu buku yang pakai selingkung Vancouver Style.. Kerja sama LIPI dan ANDI.  Teman-teman  sebagai seorang penulis, sebenarnya anda termasuk penulis yang idealis atau industrialis? inilah ciri2nya masing-masing kelompok:

Mana yang lebih baik? dua-duanya baik bagi penerbit. Sehingga penerbit akan memakai kombinasinya:

Mana yang lebih baik? dua-duanya baik bagi penerbit. Sehingga penerbit akan memakai kombinasinya:

 

               Anda termasuk dikwadaran mana?  Mana saja asal jangan yg dikiri bawah..Ada banyak penulis yang minder karena nggak punya gelar akademik yang tinggi, ada juga banyak penulis yang punya gelar kademik tinggi tetapi naskah kah ditolak. Ini penyebabnya:

Jadi penerbit akan menerima naskah buku yang memiliki pangsa pasar yang luas. Teman-teman sekarang kita akan segera memasukan era Publisher 5.0 dan saat ini kita telah berada di era publisher 4.0 dengan ciri-ciri sebagai berikut:

Perkembangan itu sangat dipengaruhi oleh teknologi yang berkembang:

Segera kita masukan penerbitan era METAVERSE

Siapkah kita?  Paparan saya akan saya tutup dengan slide-slide  sbb:

               Sudah 100 pesan lebih yang saya kirim di grup ini..padat materinya.. mohon maaf jika banyak kekurangan. Waktu saya kembalikan ke Mas Moderator..

               Baik, terimakasih pak Joko  Sungguh sajian materi yang luar biasa.  Bapak ibu saatnya kita masuk di sesi  tanya jawab, silahkan

              *P*1.  Assalamualaikum Pak saya bu Elmi dari Riau BM 25 ingin bertanya.

1. Bagaimana kiat-kiatnya suatu buku agar sukses, diminati dan dibaca banyak  orang setelah terbit.

2. Bagimana cara memelihara buku yang sudah terbit agar jangan terlupakan.

3. Bagaimana bagi seorang pemula menerbitkan pada penerbit mayor.

4. Apa tips agar naskah dilirik oleh penerbit dan editor.

5. Apa yang harus ditanamkan oleh seorang penulis pada dirinya agar dia benar-benar menjadi seorang penulis, tidak patah semangat, tidak mentok di tengah jalan dan lain sebagainya. Pastinya bapak punya segudang trik untuk mengatasi itu semua.

Demikian Pak Mohon arahannya terima kasih banyak.

               Jawab : 1.Selain tema yg harus mengikuti trend.. penulis juga harus rajin promosi dengan event2 yg terus menerus.. 2. Penulis harus punya  blog, channel, fans page dll, 3.Pilih tema yang sedang ngetrend atau nulis bareng dengan penulis yang sudah terkenal.  4.Harus kenal dekat dengan penerbit dengan akrab agar ada waktu banyak berdiskusi. 5.Ceritakan proyek penulisan kita kepada orang-orang yang kita cintai..

               P2. Assalaamu'alaikum Izin bertanya pak. Saya Yandri Novita Sari. Dari gelombang 25. Menjadi penulis buku mayor tentu harapan para penulis.

1. Tema populer penulis tak populer. Bisa kah tembus di penerbit mayor pak?

2. Bagaimana jika rekam jejak digital kami tidak ada. Apalagi pas di klik di mbah google bahkan tidak ada nama kami keluar selain akun fb dan intagram 🤭

Bisa kah kami yang masih pemula yang ada di gelombang 25 ini menulis buku mayor pak? Sedangkan nama kami tidak tenar di mesin pencarian google?  Harus kah kami menggandeng penulis mayor dulu pak? Atau adakah cara lain pak?

              Jawab : 1.Tidak bisa.. 2.Terus berjuang memperkenalkan diri di Sosmed..dan bergandengan nulis bareng dengan penulis yang sudah punya nama.

               P 3. Selamat malam, Saya Sim Chung Wei,  dari Jakarta,  BM26 Setelah menyimak pemaparan dari bapa.  Saya ada pertanyaan :

1. jika saya ingin meceritakan pengalaman pribadi bersama anak berkebutuhan khusus,  termasuk kepada buku jenis apa?

2. Dalam mengirim draft adakah minimal jumlah halaman ?

3. Sebagai penulis pemula, kita  disarankan untuk mengirim naskah ke beberapa penerbit.  Jika dari sekian penerbit, ada satu penerbit yang setuju menerbitkan buku saya.  Apakah saya berkewajiban memberi info ke penerbit  lain yang saya kirimkan draft tersebut?  Terima kasih

              Jawab : 1.Termasuk kategori buku Psikologi Populer. Bagus pasarnya.  2.Jumlah halaman tergantung dari jenis buku. buku mewarnai untuk anak-anak cukup 12 halaman. Tetapi jika buku teks minimal 200 halaman.  3.Sebaiknya satu persatu sampai penerbit memberi tahu keputusannya. Jika kebetulan ada penerbit yang telah menyatakan diterima, dan penulis pilih penerbit lain, maka penulis tersebut namanya sudah dicatat oleh penerbit yang ditinggal tadi, naskah berikutnya tidak akan mendapat perhatian.

              P 4  Assalamualaikum, ijin bertanya saya indaryati BM 25 dari Temanggung, 1. Sebagai penulis pemula bagaimana trik dan tip untuk bisa menembus penerbit Mayor?.  2. Langkah pertama yang harus ditempuh sebagai penulis pemula setelah menyelesaikan tulisannya, apakah penulis mayor juga menerima jasa editing.: terimakasih🙏

              Jawab :1.Pilih tema yang sedang ngetren dan belum banyak pesainnya. 2.Penerbit tidak menerima jasa editing.

              P 5. Selamat malam, Bapak Joko, saya Rumiati dari Gelombang 25. saya masih belajar menulis dan saya awali  dari ikut Belajar Menulis PGRI Gel. 25 di bawah arahan Om Jay dan tim solidnya. Saya jug a punya keinginan untuk membuat buku. Tapi saya merasa kurang sreg karena bahasa saya biasa-biasa saja. yang ingin saya tanyakan ..bagaimana kalau tulisan kita minim dengan istilah-istilah populer di bidang kosa kata. maksud saya tulisan saya jauh dari bahasa asing yang membuat tulisan sepertinya berbobot dari segi bahasa, jujur saya masih terpaku dengan kosa kata bahasa Indonesai. Mohon pencerahannya.  Maaf melanjutkan,  sebagai penulis pemula saya tidak masalah penerbit mana saja yang duluan menyatakan menerima naskah saya.  Pertanyaan saya saya perlu info ke penerbit lain kalau naskah saya misalnya sudah diterima di penerbit Andi?  Begitu maksudnya

              Iya harus memberi tahu seluruh penerbit  yang pernah kita kirimi naskah tersebut.

 Baik, silahkan bapak masih ada yang perlu ditanyakan, Bagaimana bapak ibu ? Jika sudah tidak ada, saya silahkan kepada bapak Joko untuk memberikan closing statement  silahkan

              Terus menulis dan menulis terus. Jangan pikirkan akan ditolak penerbit. Suatu saat nanti tulisan kita akan bermanfaat bagi sesama dan kita sendiri. Minimal akan menjadi dokumen pemikiran kita. : Terimakasih.  Selamat malam..Demikian sajian materi yang sangat berharga malam ini terutama bagi bapak ibu calon penulis handal.  Terimakasih yang setinggi tingginya kepada bapak Joko yang sudah berbagi pengalaman dengan bapak ibu peserta kelas menulis. Semoga amal baiknya senantiasa mendapat imbalan yang setimpal dari Allah SWT.

              Terimakasih juga kepada bapak ibu yang sudah mengikuti dengan baik design malam ini.Dan akhirnya, mari kita tutup acara ini dengan ucapan Alhamdulillahirabbil alamin. W assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam🙏🙏

Resume 21 , Senin 4 Juli 2022

Menjadi Penulis Buku Mayor

Oleh : Adnan Adam

              PBM kali ini mengahdirkan narasumber Bapak Joko Irawan Mumpuni yang didampingi oleh moderator Bapak Muliadi. Materi yang diberikan berjudul :”Menjadi Penulis Buku Mayor”. PBM ini seperti biasanya menggunakan media whatsapp grup menulis gelombang 25-26.  Kelebihan menggunakan media ini materinya mudah dibaca ulang dan diutlis ulang atau diringkas menjadi resume. Baik gambar maupun tulisan semuanya mudah dipelajari dan dikutip untuk dijadikan buku solo oleh pesertanya.  Apa, mengapa, siapa, dimana dan kapan serta bagaiman materi tersebut disamapaikan berikut ini kutipan tulisan beliau berdua dan beberapa pertanyaan dari peserta pembaca budiman dapat membaca yang berikut ini :

               Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam Bapak/Ibu   guru hebat, pecinta literasi se-Nusantara.  Malam ini saya Muliadi akan membersamai Bapak/Ibu yang berbahagia dalam sajian materi menarik yang akan disampaikan oleh Narasumber kita. Bapak ibu, Menerbitkan buku solo di penerbit mayor bukan hanya menantang, tetapi juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah, dan yang pasti akan sangat membanggakan bagi penulisnya. Oleh sebab itu, menerbitkan buku pada penerbit mayor menjadi harapan setiap penulis.

               Malam ini, Narasumber kita Bapak Joko. akan membahas materi dengan topik Menguak Dapur Penerbit Mayor.  Beliau adalah direktur penerbitan pada penerbit Andi, berikut sedikit profil beliau.

Baiklah Bapak Ibu hebat, seperti pada  pertemuan-pertemuan sebelumnya, mari kita ikuti acara malam ini dengan susunan acara sebagai berikut: 1). Pembukaan, 2). Pemaparan materi, 3). Tanya jawab , 4). Penutup. Untuk sesi tanya jawab, pertanyaan bisa disampaikan ke nomor HP 081341200357  dengan format: nama, asal kota/sekolah dan pertanyaan. Mari kita awali sajian materi kita malam ini dengan mengucapkan basmalah. Selanjutnya, agar belajar malam ini diberikan kemudahan, kelancaran, dan kerberkahan, marilah kita berdoa sesuai agama masing-masing. Berdoa dimulai. Aamiin.                Baik untuk memanfaatkan waktu, maka kepada joko saya persilahkan dengan hormat, : silahkan pak bapak, ...

               Baik.. Mas Muliadi ,  Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,  Salam sejahtera

Selamat malam,  Salam sehat untuk kita semua.  Saya senang malam hari ini bisa ketemu dengan teman-teman  semua di grup ini untuk kita dapat belajar bersama-sama bagaimana dapat membuat tulisan . yang berguna bagi siapapun yang membacanya.  Jadi pada malam hari ini saya didaulat untuk berbagi pengalaman dalam acara: PBM. Mari kita mulai dari tayangan slide yang pertama:

Penerbit adalah  Industri kreatif yang didalamnya ada kolabarasi insan-insan  kreatif : Penulis, Editor, Layouter, Ilustrator dan desain grafis.. Ini adalah bagian dari industri kreatif penerbitan cetak, saat ini dan mendatang akan bertambah insan-insan kreatif bidang lain yang akan bergabung seiring dengan perkembangan dunia penerbitan yang kini sudah mengarah pada Publisher  5,0. yang memanfaatkan teknologi IT untuk menerbitkan karya-karya  kreatif.

              Ada jenis-jenis buku di dunia ini, biasanya klasifikasi jenis buku digambar dengan grafis yang mirip sirip ikan seperti ini:

              Dua kategori besar jenis buku adalah buku Teks (buku sekolah-kampus) dan buku Non Teks (buku-buku populer). Buku sekolah disebut buku pelajaran sedangkan kampus disebuat buku Perti (perguruan tinggi). Buku Nonteks  dibagi dua lagi menjadi buku Fiski dan Non Fiksi. Sehingga grafisnya akan tergambar seperti ini:

Buku Perguruan tinggi dibagi dua lagi menjadi buku Eksak dan Non Eksak.

Sekarang mari kita lihat grafis-grafis hasil survei yang menggambarkan dunia perbukuan di Indonesia..

 

 


              Coba teman2-teman cermati dulu satu persatu... Itulah gambaran perbukuan di Indonesia yang dapat teman-teman pakai sebagai dasar atau inspirasi penulisan buku.  Sekarang mari kita lihat contoh-contoh buku yang telah terbit:

              Baca baik-baik caption sebagai penjelasannya..Nah itu tadi gambar-gambar cover buku yang telah terbit dengan caption-caption penjelasannya. Sekarang kita cek pada diri kita masing-masing kita pada leval mana terkait dengan tulis menulis.. perhatikan gambar sebb:

Harapannya setelah mengikuti acara ini, teman2 sudah berada dilevel paling atas..Teman-tema, industri penerbitan bila digambar utuh lengkap maka ekosistemnya seperti ini:

Namun bila disederhanakan akan menjadi seperti ini:

              Sambil terus fokus mengikuti materi, jangan lupa mengisi daftar hadir malam ini https://bit.ly/3DbBNh6.  Tingkat literasi bangsa ini sampai saat ini masih banyak dikeluhkan banyak pihak akibat rendahnya tingkat litersai dibanding negara lain sekawasan. Inilah sebabnya:

Selanjutnya kita akan segera masuk dalam bahsan bagaimana proses penerbitan mulai dari  memasukan/mengirinmkan naskah buku ke penerbit hingga buku itu terbit dan beredar. inilah gambarnya.. rumit ya..

Setelah teman2-teman tahu proses bagaimana naskah buku dari awal sampai beredar dipasaran, kita saatnya mengetahui  Penerbit yang baik dan Penerbit yang perlu diwaspadai.. berikut point-point nya..

Ada kutipan yang sangat menarik untuk para calon penulis:

Nah sekarang mengapa kita harus menulis? Apa sih yang didapatkan ketika penulis tersebut sudah berhasil menerbitkan buku secara profesional dan diterbitkan oleh penerbit yang bereputasi.. ini yang akan didapatkan:

Ini riancian penjelasannya:

              Menarikan... ada loh penulis kami yg secara rutin tiap 6 bulan  sekali menerima royalty sampai ratusan juta rupiah secara rutin..Pertanyaan besar yang sering muncul adalah apa kriteria gar naskah buku dapat diterima oleh penerbit untuk dapat diterbitkan. Karena tidak semua naskah dapat diterima. Sebagai contoh penerbit ANDI itu tiap bulan menerima naskah masuk bisa sampai 500 nasakah. Namun yang diterima untuk diterbitkan hanya 50 Judul saja. Inilah kriteria penilaiannya:.

Pasti sekarang ada yang bertanya 'lalu apa yang diaksut dengan tema populer bagaimana cara menilainya?'tenatunya jawabnya dengan data. Salah satu data yang kami pakai adalah trend dari google trend. contohnya:

Apakah buku yang membahas/tema tentang BATU AKIK akan diterima.. lihat gambar ini:

 Tema tentang BATU AKIK ternyata sudah tidak menjadi trend lagi.  jadi kalau ada naskah buku masuk bertema BATU AKIK saat ini pasti akan ditolak. lalu bagaimana dengan tema yang lain:  Pemasaran misalnya:

baguskan pasarnya tidak pernah mengalami titik nadir dan kemudian hilang dari minat masyarakat..

Namun ternyata judul Pemasaran akan lebih menarik minat jika diganti judul dengan 'Marketing. Teman-teman hampir semua Tema yang ada matakuliahnya atau ada mapelnya pasti laku dipasaran. lihat contoh2 berikut ini:

Perhatikan gambarnya satu persatu dng teliti..Bahkan kita bisa tahu minat paling besar dari daerah mana?

Kalau tadi kita telah bahas bagaimana menegetahui tema-teman  yang menarik, sekarang bagaimana cara penerbit mengukur reputasi penulis?. Semua pasti pakai data. Dalam hal ini penerbit memakai data salah satunya dari Google Scholer/Cendekia lihat gambar nya:

ini tampilan google cendekia:

ini hasil untuk penulis yang berama Fandy Tjiptono bagus kan! perhatikan angka2 sitasinya..

              Ini adalah hasil untuk Prof, Jogiyanto. nah.. bagaimana dengan hasilnya bila nama teman2-teman dimasukan? Penerbit ANDI memiliki syarat minimal jumlah sitasi 2000 agar nasakah bisa diterima. Teman-teman pertanyaan lain yang sering muncul adalah: bagaimana cara menentukan jumlah cetak atau oplah. Perhatikan gambar berikut ini ada 4 kwadran:

              Penerbiat akan sangat berhati hati jika ada buku-buku yang bertema memiliki Pasar sempit dan Lifecicly pendek, namun penerbit akan senang dengan tema2 buku yang memiliki LifeCycle panjang dan market lebar..Masalah Selingkung ini juga banyak ditanyakan 'Penerbit bapak pakai kga selingkung apa?'jawabnya kami pakai gaya selingkung apapun yang dipakai penulis:

               Salah satu buku yang pakai selingkung Vancouver Style.. Kerja sama LIPI dan ANDI.  Teman-teman  sebagai seorang penulis, sebenarnya anda termasuk penulis yang idealis atau industrialis? inilah ciri2nya masing-masing kelompok:

Mana yang lebih baik? dua-duanya baik bagi penerbit. Sehingga penerbit akan memakai kombinasinya:

Mana yang lebih baik? dua-duanya baik bagi penerbit. Sehingga penerbit akan memakai kombinasinya:

 

               Anda termasuk dikwadaran mana?  Mana saja asal jangan yg dikiri bawah..Ada banyak penulis yang minder karena nggak punya gelar akademik yang tinggi, ada juga banyak penulis yang punya gelar kademik tinggi tetapi naskah kah ditolak. Ini penyebabnya:

Jadi penerbit akan menerima naskah buku yang memiliki pangsa pasar yang luas. Teman-teman sekarang kita akan segera memasukan era Publisher 5.0 dan saat ini kita telah berada di era publisher 4.0 dengan ciri-ciri sebagai berikut:

Perkembangan itu sangat dipengaruhi oleh teknologi yang berkembang:

Segera kita masukan penerbitan era METAVERSE

Siapkah kita?  Paparan saya akan saya tutup dengan slide-slide  sbb:

               Sudah 100 pesan lebih yang saya kirim di grup ini..padat materinya.. mohon maaf jika banyak kekurangan. Waktu saya kembalikan ke Mas Moderator..

               Baik, terimakasih pak Joko  Sungguh sajian materi yang luar biasa.  Bapak ibu saatnya kita masuk di sesi  tanya jawab, silahkan

              *P*1.  Assalamualaikum Pak saya bu Elmi dari Riau BM 25 ingin bertanya.

1. Bagaimana kiat-kiatnya suatu buku agar sukses, diminati dan dibaca banyak  orang setelah terbit.

2. Bagimana cara memelihara buku yang sudah terbit agar jangan terlupakan.

3. Bagaimana bagi seorang pemula menerbitkan pada penerbit mayor.

4. Apa tips agar naskah dilirik oleh penerbit dan editor.

5. Apa yang harus ditanamkan oleh seorang penulis pada dirinya agar dia benar-benar menjadi seorang penulis, tidak patah semangat, tidak mentok di tengah jalan dan lain sebagainya. Pastinya bapak punya segudang trik untuk mengatasi itu semua.

Demikian Pak Mohon arahannya terima kasih banyak.

               Jawab : 1.Selain tema yg harus mengikuti trend.. penulis juga harus rajin promosi dengan event2 yg terus menerus.. 2. Penulis harus punya  blog, channel, fans page dll, 3.Pilih tema yang sedang ngetrend atau nulis bareng dengan penulis yang sudah terkenal.  4.Harus kenal dekat dengan penerbit dengan akrab agar ada waktu banyak berdiskusi. 5.Ceritakan proyek penulisan kita kepada orang-orang yang kita cintai..

               P2. Assalaamu'alaikum Izin bertanya pak. Saya Yandri Novita Sari. Dari gelombang 25. Menjadi penulis buku mayor tentu harapan para penulis.

1. Tema populer penulis tak populer. Bisa kah tembus di penerbit mayor pak?

2. Bagaimana jika rekam jejak digital kami tidak ada. Apalagi pas di klik di mbah google bahkan tidak ada nama kami keluar selain akun fb dan intagram 🤭

Bisa kah kami yang masih pemula yang ada di gelombang 25 ini menulis buku mayor pak? Sedangkan nama kami tidak tenar di mesin pencarian google?  Harus kah kami menggandeng penulis mayor dulu pak? Atau adakah cara lain pak?

              Jawab : 1.Tidak bisa.. 2.Terus berjuang memperkenalkan diri di Sosmed..dan bergandengan nulis bareng dengan penulis yang sudah punya nama.

               P 3. Selamat malam, Saya Sim Chung Wei,  dari Jakarta,  BM26 Setelah menyimak pemaparan dari bapa.  Saya ada pertanyaan :

1. jika saya ingin meceritakan pengalaman pribadi bersama anak berkebutuhan khusus,  termasuk kepada buku jenis apa?

2. Dalam mengirim draft adakah minimal jumlah halaman ?

3. Sebagai penulis pemula, kita  disarankan untuk mengirim naskah ke beberapa penerbit.  Jika dari sekian penerbit, ada satu penerbit yang setuju menerbitkan buku saya.  Apakah saya berkewajiban memberi info ke penerbit  lain yang saya kirimkan draft tersebut?  Terima kasih

              Jawab : 1.Termasuk kategori buku Psikologi Populer. Bagus pasarnya.  2.Jumlah halaman tergantung dari jenis buku. buku mewarnai untuk anak-anak cukup 12 halaman. Tetapi jika buku teks minimal 200 halaman.  3.Sebaiknya satu persatu sampai penerbit memberi tahu keputusannya. Jika kebetulan ada penerbit yang telah menyatakan diterima, dan penulis pilih penerbit lain, maka penulis tersebut namanya sudah dicatat oleh penerbit yang ditinggal tadi, naskah berikutnya tidak akan mendapat perhatian.

              P 4  Assalamualaikum, ijin bertanya saya indaryati BM 25 dari Temanggung, 1. Sebagai penulis pemula bagaimana trik dan tip untuk bisa menembus penerbit Mayor?.  2. Langkah pertama yang harus ditempuh sebagai penulis pemula setelah menyelesaikan tulisannya, apakah penulis mayor juga menerima jasa editing.: terimakasih🙏

              Jawab :1.Pilih tema yang sedang ngetren dan belum banyak pesainnya. 2.Penerbit tidak menerima jasa editing.

              P 5. Selamat malam, Bapak Joko, saya Rumiati dari Gelombang 25. saya masih belajar menulis dan saya awali  dari ikut Belajar Menulis PGRI Gel. 25 di bawah arahan Om Jay dan tim solidnya. Saya jug a punya keinginan untuk membuat buku. Tapi saya merasa kurang sreg karena bahasa saya biasa-biasa saja. yang ingin saya tanyakan ..bagaimana kalau tulisan kita minim dengan istilah-istilah populer di bidang kosa kata. maksud saya tulisan saya jauh dari bahasa asing yang membuat tulisan sepertinya berbobot dari segi bahasa, jujur saya masih terpaku dengan kosa kata bahasa Indonesai. Mohon pencerahannya.  Maaf melanjutkan,  sebagai penulis pemula saya tidak masalah penerbit mana saja yang duluan menyatakan menerima naskah saya.  Pertanyaan saya saya perlu info ke penerbit lain kalau naskah saya misalnya sudah diterima di penerbit Andi?  Begitu maksudnya

              Iya harus memberi tahu seluruh penerbit  yang pernah kita kirimi naskah tersebut.

 Baik, silahkan bapak masih ada yang perlu ditanyakan, Bagaimana bapak ibu ? Jika sudah tidak ada, saya silahkan kepada bapak Joko untuk memberikan closing statement  silahkan

              Terus menulis dan menulis terus. Jangan pikirkan akan ditolak penerbit. Suatu saat nanti tulisan kita akan bermanfaat bagi sesama dan kita sendiri. Minimal akan menjadi dokumen pemikiran kita. : Terimakasih.  Selamat malam..Demikian sajian materi yang sangat berharga malam ini terutama bagi bapak ibu calon penulis handal.  Terimakasih yang setinggi tingginya kepada bapak Joko yang sudah berbagi pengalaman dengan bapak ibu peserta kelas menulis. Semoga amal baiknya senantiasa mendapat imbalan yang setimpal dari Allah SWT.

              Terimakasih juga kepada bapak ibu yang sudah mengikuti dengan baik design malam ini.Dan akhirnya, mari kita tutup acara ini dengan ucapan Alhamdulillahirabbil alamin. W assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam🙏🙏

Comments