Resume 23
Jumat 8 Juli 2022
Menulis
Autobiografi
Oleh : Adnan
Adam
Assalamualaikum
warohmatullohi wabarokatuh..Alhamdulillahirobbil Alamin. Nahmaduhu
wanastanginuhu wanastaghfiruhu, wana ' udzubillahi minsururi anfusina,
waninsayyiati a' malina, mayahdillahu wala mudilallah wamayudlil fala
hadiyallah. Assolatu wassalamu ' ala sayyidima Muhammad ibni Abdillah, wa ' ala
alihi wasohbihi wamanittaba ' ahuddah, illa qiyyamissa'ah. Amaba' du. Sahabat
literasi di seantero negeri...Yang saya hormati..Malam ini saya kembali membersamai...Narasumber yang akan mengisi di kelas ini..Dengan materi Menulis
Autibiografi...
Tentu dengan
semangat yang tinggi...Dengan harapan pasti...Akan turut mewarnai...Dunia
Literasi yang semakin Ammoy.. Dengan tidak membuang - buang waktu
lagi....Ayo di mulai saja kegiatan di
kelas kita malam ini. Demi tertibnya kegiatan dari awal sampai akhir, maka
kegiatan akan saya bagi menjadi 5 sesi
yaitu : 1) Pembukaan, 2).Perkenalan, 3).
Pemaparan Materi, 4).Tanya jawab, 5).Penutup.
Segera saja mari
kita buka dengan doa bersama, disesuaikan dengan agama dan kepercayaan masing -
masing. Semua yang ada digrup ini
dimohon untuk duduk dengan sikap sempurna dan menundukkan kepala sejenak. Berdoa
dimulai...Aamiin..Terimakasih, dipersilahkan duduk dengan posisi rileks kembali. Sebelum narasumber
saya undang untuk memasuki kelas, saya mengingatkan teman - teman untuk mengisi
Form Absensi dulu lewat tautan berikut ini. https://bit.ly/3DbBNh6
Nah sambil mengisi daftar hadir.. ayokk kita
buka CV narasumber beliau Bapak Suparno Muhammad http://suparnomuhammad.blogspot.com/2021/06/cv-suparno.html?m=1 Silahkan diamati.. jangan sampai ada yang
terlewat... Oiya teman - teman.. seperti malam ke 17 kemarin, malam ini saya
menggantikan ibu Nur Dwi Yanti yang posisinya saat ini masih di rumah sakit. Bukan karena sakit atau
hal yang menyedihkan.. namun sedang berbahagia menimang cucu yang baru lahir..Kita
doakan bersama semoga cucu ibu Nur Dwi Yanti.. tumbuh dan berkembang menjadi
anak yang sholih.. aamiin..
Bagaimana teman - teman?.. sudah membaca CV
beliau Pak Suparno?..Nih.. ada game dari saya.. kita main tebak
- tebakan dulu yukkkk...Dari CV Narasumber ada yang sama persis dengan
saya... Kira - kira apa ya?..Ayo tebak... grup saya buka 5 menit..
Tanggal lahir? Ayook ditebak ada kesamaan apa
antara saya dan narasumber? Tim solid Om Jay. Dua menit lagi.. masih ada kesempatan menebak..
Sama-sam dari Magetan ya. Wah
... ada yang nyangkut nih.. inrda ke 6 nya berjalan hebat.. Hehee waktu habis.. tunggu kejutan dari
moderator yang tebakannya tepat..
Lagi-lagi
malam ini nara sumber dari Jawa Timur..
wow Jawa Timur sebagai pendulang narasumber
hebat Pelatihan Belajar Menulis PGRI.

Malam ini saya
ditemani juga oleh senior saya bunda Ralianti.. Ahli flyer BM.. terimakasih bunda.. Waduh... jadi ikut mejeng
. Tidak lupa saya ucapkan selamat datang di
tanah air tercinta buat Om Jay yang baru
berlibur ke Turki. Semoga dengan bertadzabur alam semakin menambah syukur dan
nikmat. Aamiin.. Bunga tulipnya itu
lho...Manis nian semanis orang yang dipinggirnya..Selanjutnya.. kepada semua
hadirin di grup ini.. untuk berdiri.. menyambut kehadiran narasumber
kita.. Bapak Suparno Muhammad..
Ayook semuanya..
tepuk tangan yang meriah... Nun inggih.. panjenenipun bapak Suparno.. ingaturan
supados rawuh wonten ing salebeting balai chat puniko.. Sumionggo..
Terima kasih bu Lely Suryani yang baik hati sepanjang hari. sepanjang masa pak.. in sya Alloh.
Audio
Audio
Saya
mengintip tokoh tokoh kita kalau sedang
kehabisan ide itu pergi dari rumah. Prof
Naim ke Sumatera, Om Jay malah ke Turki . Aduh.. ketiwasan.. saya perginya ke sawah pak. Pak Suparno ke mana pak? Dalam rangka pak
mencari ilham ide? Baik Bapak Ibu semua salam kenal, saya Suparno
dari Magetan Jatim, CV saya bisa di kunjungi dan tinggalkan jejak di sana , agar saya bisa tahu bahwa
panjenengan pernah singgah di singgasana
blog saya.
Juga
silahkan berselancar di samudra blog saya berikut ini agar lebih kenal dengan gaya saya. http://suparnomuhammad.blogspot.com/2022/06/diskusi-literasi.html?m=1.
Hari ini saya
tidak ke kantor , karena harus menghadiri undangan Bapak
Kadin di Ruang Rapat Dinas Dikpora. Intinya adalah koordinasi mengenai
penataan tenaga guru di Kab. Magetan. Ini luar biasa sangat
bermanfaat bagi kami. Dengan ini sekolah terbantukan untuk
mengurai benang ruwet mengenai ketenagaan. Yang kurang akan
mendapatkan bantuan, yang kelebihan akan di mutasi ke sekolah lain
sehingga bisa sertifikasi.
Rapat dipimpin bu Sekdin
hingga sekitar pukul 10. Kemudian harus selesai dan menuju
Pendopo Surya Graha. Disini Bapak Bupati menghadirkan
penulis-penulis hebat dan guru pembina penulis
berprestasi. Kehadiran beliau -beliau ini disetting dalam. Acara
bedah literasi oleh mbak Okky Madasari. Seorang penulis hebat
asal Magetan yang kini mendapatkan beasiswa doktor di
Singapura.
Dalam sambutannya Bapak
Bupati menyampaikan kehebatan beliau, S1 di UGM , S2 di
UI dan S3 di Universitas Nasional Singapura, termasuk sekolah
Top di sana. Okky Puspa Madasari yang
lebih dikenal sebagai Okky Madasari adalah seorang pengarang Indonesia pemenang
Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2012 untuk novel ketiganya, Maryam di usia 28
tahun dan menjadi pemenang termuda sepanjang sejarah penghargaan
tersebut.
Kelahiran: 30 Oktober
1984 (usia 37 tahun), berasal dari Kabupaten Magetan.
Aliran sastra: 2000-an Genre: novel, novel
anak, cerpen, esai
Hasil karyanya; Entrok, Pasung Jiwa,
Maryam, Mata di tanah Melus, Kerumunan terakhir, dll.
Novel "Entrok" bercerita
tentang kehidupan seorang perempuan yang hidup dalam kemiskinan. Namun, hidup
dalam kemiskinan tidak membuatnya putus asa dan menyerah pada keadaan. Justru,
kemiskinan membuatnya memiliki semangat juang yang tinggi agar mampu memiliki
kehidupan yang lebih baik. Saya ingat ibu saya, karena beliau dulu memakai
ini. Waktunya mbak kky menyampaikan presentasi
mengenai literasi akan berdampak pada kemajuan
ekonomi.
Gaya
bertuturnya cepat, teteh, lancar , tampak kecerdasannya linier dengan
kemampuan berbicaranya. Didukung paras wajahnya yang cantik dan beliau
mengenakan busana batik Magetan tapi didesain seperti pakaian
yang dikenakan anak-anak muda. Tampak beliau sebagai
seniman yang "nyentrik".
Saya
mengikuti acara dari belakang, bersama KS yang lain.
Jauh dari mbak Okky berdiri menyampaikan orasi. Novel
"Entrok" bercerita tentang kehidupan seorang perempuan yang hidup
dalam kemiskinan. Namun, hidup dalam kemiskinan tidak membuatnya putus asa dan
menyerah pada keadaan. Justru, kemiskinan membuatnya memiliki semangat juang
yang tinggi agar mampu memiliki kehidupan yang lebih baik.
Setelah
sampai diforum diskusi, Bapak Bupati menyebut nama
saya, untuk memandu acara. Setengah tidak siap,
saya maju mohon ijin memandu acara diskusi. Benar kata
Bapak Bupati bahwa orang-orang Magetan itu
secara umum inferior, mungkin termasuk saya.
Bapak
Bupati dengan cara menulis ingin mengubah inferior menjadi
superior. Dari jauh saya merasakan dengan tulisan Bapak
Bupati, kami merasa tercerahkan, tercerdaskan, dan
memberikan pembelajaran pada kita semua. Dengan
Bapak Bupati menulis, kami mengetahui
pemikiran-pemikiran beliau untuk kemajuan
Magetan, untuk merubah Magetan menjadi terdepan. Untuk
merubah perekonomian Magetan di masa depan menjadi lebih baik. Kami
tahu pemikiran beliau tentang anak yatim, janda-janda yang sudah tidak
punya siapa-siapa, dan lain.
Apa saja yang
dituliskan beliau terkesan benar , jelas , mengalir enak dibaca
sampai di hati pembacanya. Dari tulisan beliau saya juga
mengetahuinya betapa beliau itu suka membaca, banyak literatur yang
dibaca, sehingga terkesan penulis itu tau apa saja, atau tahu tentang
banyak hal. Itulah bisa dikatakan tulisan itu memiliki
kekuatan yang luar biasa yang tidak bisa dilukiskan dengan
kata-kata.
Dalam forum diskusi dan
tanya jawab, ditanyanyakan oleh peserta antara lain yang
mewakili adalah Dio dari SMA 1 Magetan, Bu Mamik dari SMP1
Magetan, pak Sarno dari SMA 1 Maospati, bu Suwarni dari MAN
Panekan, pak Setiawan dari Ponorogo, pak Jarwa dari SMP 2 Karangrejo,
bu Anik Rofaida dari SMP 2 Maospati , pak Seno dari SMP 2 Parang dll.
Sebenarnya masih banyak
penanya yang rindu ingin bertanya, tetapi karena terbatasnya waktu, maka harus
menyimpannya. Isi pertanyaan secara umum adalah bagaimana
memumbuhkan minat baca dan minat menulis?. Bagaimana menjadi
penulis yang hebat?, Bagaimana kita bisa konsisten menulis?.
Bagaimana literasi di Magetan terus menggema seantero jagad
raya? Bagaimana hubungannya menulis dengan ekonomi?
Semua pertanyaan dijawab
dengan baik oleh mbak Okky sebagai narasumber pada acara hari
ini. Salah satu penanya dari SMA 1 Maospati menyebut anak
saya yang bernama Hindun menulis Novel "Hallo." Beliau mengapresiasi
baik, mulai dari pemilihan kata (diksi) dan lompatan gaya
bercerita dan sebagainya. Beliau juga mengajak menghargai hasil
karya anak-anak Magetan yang luar biasa.
Hindun tidak bisa ikut
berkarir dalam hal menulis di Magetan, karena melanjutkan
perjalanan kuliah di Kedokteran Gigi Unair. Tetapi passion
menulisnya tetap berlanjut walau di Surabaya. Ketika habis Ospek
lalu, Dia memenangkan lomba menulis sain di tingkat Universitas. Akhirnya ditunjuk Universitas
mewakili lomba menulis ilmiah di tingkat
Nasional, tinggal pengumuman, semoga beruntung. Kalau
beruntung , Dia dibebaskan dari kewajiban menyusun skripsi di S1 FKG
Unair.
Kembali pada diskusi
literasi, mbak Oky yang asli dari Sukomoro ini memiliki
pengalaman yang luar biasa dalam menulis. Beliau menulis lebih dari
15 tahun. Menulis itu perlu kesabaran, telaten untuk
tangannya menari- nari di atas tut laptop atau mungkin
keypad hp. Itu semua selesai, dengan berakhir di tangan pembacanya.
Terkesan di hati dan menimbulkan perubahan menatap masa depan yang lebih
baik.
Menulis itu berarti
mengorbankan waktu "santai-nya". Akan tetapi
memanfaatkan waktunya dengan baik sehingga menghasilkan
sebuah karya. Puas, bangga, bahagia itu bayarannya, yang tak terbilang
harganya. Tak terasa sudah sampai pukul 13.00 maka segera kami
akhiri dengan kesimpulan.
1. Agar
Magetan tetap sebagai kabupaten literasi, adalah menjadi
tugas kita bersama untuk terus menulis menghasilkan karya.
2. Agar gema
literasi terus terdengar diluar daerah, maka menjadi tugas kita bersama
untuk mempublikasikan cerita baik tentang literasi di media sosial.
3.
Kita hargai hasil karya anak Magetan, apa dan bagaimanapun
kualitas tulisannya.
4. Untuk
meningkatkan kualitas tulisan kita adalah dengan membaca hasil
karya penulis-penulis hebat. Karena penulis yang hebat adalah pembaca
terbaik.
Dan yang terakhir, acara
seperti ini bisa diadakan setidaknya 3 bulan sekali. Senang sekali saya
bisa mengikuti acara seperti ini, bertemu dengan para penulis
dan orang-orang pejuang literasi. Demikian catatan refleksi saya, ada
salah dan kurangnya mohon dimaafkan dan jangan diceritakan. Ada baiknya mari
dipublikasikan. Magetan, 7 Juni
2022
Hehee..
saya berkali - kali masuk ke blog bapak.. tapi belum meninggalkan jejak..
karena gentar.. Takut kurang anggah - ungguh.. Jangan lupa ya tinggalkan kenang
kenangan di sana, pasti saya
balas kenagan manis anda. Siaaap..
ditunggu kenangan manisnya.. Oke
sampai pada materi
menulis buku Biografi
Cerita orang orang hebat itu menginspirasi, KH Usairon
mengatakan cerita orang
orang sholih itu
meningkatkan iman, oleh
karena itu eman
rasanya kesuksesan yang Bapak
Ibu raih apabila
tidak ditulis dalam
biografi. Agar bisa
menginspirasi orang lain.
Menginspirasi keluarga dan keturunan
kita. Kita tidak tahu berapa umur seseorang, kita tidak tahu kapan ajal
datang, maka menulislah buku biografi
agar anak cucumu
tahu sejarah perjalanan kehidupanmu
Dari sejarah perjalanan
kehidupan Anda, anak cucumu bisa belajar betapa
untuk mencapai kesuksesan
itu butuh perjuangan
yang luar biasa. Suatu saat
pasti ada diantara anak
cucu kita yang cinta pada
ilmu pengetahuan dan ingin tahu sejarah
perjalanan kehidupan nenek moyangnya. Di saat itu buku
biografi sangatlah berharga
Audio
Bagaimana menyusun
buku biografi? Saya juga pernah membaca biografi Jenderal
Sudirman seorang Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR), kini Tentara
Nasional Indonesia (TNI) pertama kelahiran Purbalingga, 24 Januari 1916. Jangan hanya satu buku tetapi minimal 3 buku sehingga Bapak Ibu bisa memiliki pembanding yang baik. Jangan hanya
orang-orang ternama, tetapi
juga membaca buku
biografi orang-orang yang
selevel dengan kita. Sehingga
kita tidak berkecil hati
untuk menuliskan perjalanan
hidup kita.
Langkahnya bagaimana? Mulailah dengan
membuat outline. Atau kerangka
tulisan. Kemudian lakukan
editing mulai awal
hingga akhir.
Audio
Silahkan
Bapak Ibu sambil "nyruput" kopi hangat
didekatnya . Agar tampilan buku
tampak menarik dan menginspirasi, jika dalam suatu judul ada frase , atau kata-kata mutiara yang
menginspirasi bisa dituliskan di atas
, sebelum uraian tulisan. Misalnya seperti ini;


Wah.. jadi tidak langsung main
tembak ke sasaran ya pak?

Iya bu Lely . Tapi mencari atau mencipta kata - kata bijaknya yang susah
pak.


Setelah
buku autibiografi selesai ditulis mintalah
orang lain yang Bapak Ibu percaya untuk
menjadi editor yang
berkaitan dengan ejaan,
tata bahasa dan lain-lain. Kemudian buatlah
caver buku yang baik,
mintakan kata pengantar pada tokoh tokoh terkenal semoga membawa keberkahan. Ini buku autobiografi
saya berjudul Perjuangan Hidupku,
buku ini berisi motivasi agar anak muda itu
semangat kerja, Semangat
belajar, dan semangat berdoa.
Langkah terakhir kirimkan pada penerbit yang Bapak Ibu percaya
Audio
Teman
- teman yang berbahagia..Karena materinya sudah jelas yaitu MENULIS AUTO
BIOGRAFI.. Namun dipersilahkan saja yang
akan lebih mendalaminya lagi... nanti
pada waktunya..segera ajukan pertanyaan ke nomor 081388112412 ( bu Lely ) atau
ke nomor +62 815-8646-2152 ( bu Rali). Sebab
itu adalah cara terpenting
mengisi hidup ini agar bisa duduk
sejajar dengan orang-orang penting






Itu sebagian buku saya dan anak saya. Demikian saja mungkin bisa dilanjutkan dalam. Forum tanya jawab.
Masya Alloh..Orang cerdas memang akan
melakukan hal - hal yang orang lain tidak melakukannya.. punya style
tersendiri yang berbeda dengan
lainnya..Hebat pak SUPARNO.. Oke.. dari pemaparan materi yang sangat
menarik..Kita masuk ke sesi tanya jawab...Saya mengawali bertanya pak..
P1. Untuk membuat perjalanan hidup
pribadi.. apakah boleh nama memakai nama samaran atau nama hits ? Terimakasih..Monggo
pak.. Pak Suparno sedang nyruput kopi dulu kayaknya.. Tunggu sedang mengetik..
Menurut saya, pakai nama sebenarnya, kalau itu bu biografi, karena orang
sedang terpesona dengan
jejak perjalanan hidup Anda.
Ooh begitu ya...Okelah.. akan
banyak pertanyaan dari saya..Tapi saya akan mendahulukan pertanyaan dari teman-
teman terlebih dahulu..
P2. Assalamu'alaikum bu lely. Yandri Novita Sari
izin bertanya ke Pak Suparno bu.
1. Pak bagaimana
cara nya agar autobiografi kita itu menarik.
2. Apakah
autobiografi kita hanya memakai sudut pandang AKU saja pak?
3. Boleh tidak kita
membuat autobiografi tapi cerita orang lain pak. Maksud nya disini seorang
tokoh. Apakah autobiografi ini hanya cerita perjalanan hidup kita saja pak?
Monggo pak Suparno.. stok
pertanyaan agak lumayan nih..
Waalaikum
salam wr.wb. Bu Yandri yang baik hati, agar menarik maka dalam buku biografi itu
ada pelajaran yang bisa dipetik,
ada gaya bertutur yang bisa dijadikan pelajaran, ada pengalaman yang bisa diteladani dsb, 2. Aku juga bisa, saya juga bisa , sudut
pandang dari orang lain tentang
"aku" juga bisa. Jadi misalnya pandangan orang lain tentang Suparno, bisa dimasukkan. 3. Jadi autobiografi adalah perjalanan hidup yang ditulis oleh dirinya
sendirian. Biografi adalah perjalanan hidup
yang ditulis oleh orang lain. Misalnya
kita menulis perjalanan hidup orang
lain, maka kita akan mendapatkan honorarium.
Wow.. dari jawaban tersebut..
semakin memperjelas...Jelas mbak Yandri?
P3. Assalamualaikum, saya Sita BM 26. Mohon
ijin bertanya Bapak,
1. Mohon penjelasan
persamaan dan perbedaan Autobiografi dan biografi
2. Saya ingin sekali menulis biografi tentang
almarhumah ibu saya. Selama ini saya hanya mendengar mengenai perjalanan dan perjuangan hidup
beliau dari cerita beliau saja. Apakah dari cerita beliau saja bisa dijadikan
biografi atau saya harus punya data-data pendukung lain untuk menguatkan buku
saya nantinya. Terima kasih
Waalaikum salam warohmatullohi wabarokatuh, Jawab : 1. Sama-sama riwayat
perjalanan kehidupan seseorang . Bedanya hanya
ditulis sendiri atau ditulis
orang lain. 2. Bisa bu Sita. Agar lebih
lengkap bisa ditambahi data pendukung
dari orang-orang dekat Ibunda. 2. Bisa bu Sita. Agar lebih lengkap bisa ditambahi data pendukung dari
orang-orang dekat Ibunda. Jadi bisa dituliskan pandangan
seseorang tentang Ibu Anda. Mungkin adiknya, kakaknya, atau suaminya, atau teman semasa sekolah dll. Semoga
itu bisa jadi kado dari anak sholihah seperti bu Sita untuk nama Ibunda.
Bu Sita dari Jawa Timur juga pak..
Satu daerah nih..Sudah sangat jelas ya bu Sita...
P4.
Assalamualaikum wr.wb Bapak Suparno. Saya; Rumiati, Gelombang 25 Ingin bertanya
: Hal-hal apa yang harus dibuat ke
dalam tulisan Autobigrafi? Mohon penjelasannya. Terimakasih. Wassalam
Waalaikum
salam warohmatullohi wabarokatuh, Bu
Rumiati yang baik hati sepanjang hari,
Jawab : 1. Hal hal yang menurut anda menarik, berkesan,
bisa dijadikan inspirasi, ibrah
bagi pembaca. Cerita buruk
yang tidak pantas, tidak usah
ditulis. Jadi cerita cerita baik
saja yang ditulis .
Berarti dalam auto biografo itu menggabarkan
kebaikan...Lanjut pak? .. atau bisa sambil nyeruput lagi.. biar tambah
Fresh..Semakin seru saja malam ini.. Lanjut
sambil nyruput kopi nikmat sekali. Autobiografi. Maaf ini nulisnya
jarinya keder.. habis ada kesamaan yang belum terkuak antara aku dan bapak..
P5. 1.
Sejak tahun 2021 yang lalu saya sempat menulis terkait dengan diri saya
mulai sejak lahir hingga menjadi buruh migran di Malaysia yang bekerja di kebun
kelapa sawit. Dalam tulisan saya itu saya bagi menjadi beberapa part.
Rencananya akan berlanjut ke part-part berikutnya hingga sekarang menjadi
pemimpin di sebuah sekolah dasar negeri. Apakah ini bisa saya jadikan sebuah
buku biografi? 2. Apabila bisa, berapa angka kreditnya? 3. Bolehkah saya
terbitkan dulu sampai yang saya tulis itu atau saya harus lanjutkan dulu hingga
saya bisa menjadi yang sekarang ini? Terima kasih. Wassalam. Nama : Ahmad
Sahudin. Kota. : Kab. Lombok Barat, Gelombang : 26
Pertanyaan:
Sama-sama Pengajar Praktik
Guru Penggerak . Hehee.. aku dibawahnya pengajar praktik.. Oo saudaraku
dari Lombok Barat, mas Ahmad
Sahudin, aku pernah ke sana 4 tahun yang lalu, negeri yang indah ada di sana. Ikutan trek di MANDALIKA ya
pak.. Itu bisa dijadikan buku biografi yang menarik pak. Perkara angka kredit, kalau biografi Bapak Itu
bercerita dibidang
pendidikan maka angka kreditnya
3.
Buku
saya dinilai 3 karena bercerita mengenai saya
sejak SD hingga jadi kepala sekolah, jadi nara sumber, naik pesawat gratis, bagi anak desa seperti Saya itu
sesuatu banget. Tentang
angka kredit nanti bisa ditanyakan pada Pak Imron Rosadi , beliau tim penilai
angkat kredit golongan 4C ke atas. Alhamdulillah tahun lalu saya sudah golongan
4C
Mantap... sudah 4C...Gajinya
berapa pak? Plus Surtinya... Dan akan lebih jelas lagi tentang angka kredit..
tunggu pertemuan / kelas selanjutnya.. dengan Nara Sumber yang ahlinya juga..Okeh pak .. ayok kita
lanjut.. P6 Waalaikum salam
warohmatullohi wabarokatuh
Bu Elmi yang baik hati, bukankah
yang saya uraian sejak awal
tadi ber cerita tentang itu bu 🙏🙏
Assalamualaikum pak, saya Bu Elmi
dari Riau mau bertanya. 1. Apa perbedaan biografi dengan Autobiografi. 2. Apa
ciri-ciri autobiografi, 3. Bagaimana struktur autobiografi, 4. Bagaimana cara membuat autobiografi yang
bagus. 5. Apa tujuan menulis autobiografi . Demikian pak mohon arahannya
terimakasih .
Monggo bu Elmi.. simak kembali
materi yang telah disampaikan oleh pak Suparno..Ok..
1. Biografi ditulis orang lain, autobiografi
adalah Biografi yang ditulis dirinya
sendiri.
2. Bercerita
tentang riwayat perjalanan
kehidupan seseorang
3. Masa kecil, masa
belajar/ sekolah , masa dewasa
samapai masa kini
4. Baca dulu Biografi
orang lain, kumpulkan
berbagai data pendukung, deskripsikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca.
5. Agar orang
mengetahui sejarah perjalanan
hidup kita., kita sendiri
mengabadikan riwayat perjalanan hidup kita, anak
cucu kita bisa mengetahui perjalanan
penting hidup kita. Sehebat apapun
prestasi yang anda raih, kalau tidak
ditulis akan lenyap di telan jaman. Nama kita hilang, untuk angka
kredit, dsb.
Wah.. panjang dan lebar
jawabannya..Semakin jelas .. ok. Jangan lupa ngisi absensinya
P7.
Assalamualaikum...Pak , Saya Susi, dari Kayu Agung, Izin bertanya, dalam
penulisan autobiografi seberapa diizinkannya kita memasukkan unsur fiksi untuk
memperkaya dan lebih menghidupkan kisah kita. Hal itu dibenarkan atau tidak ya
Pak. Mengingat kan ada unsur rekayasa rasa dan situasi yang diinginkan oleh si
empunya cerita. Terimakasih atas pencerahannya Pak,
Matur
nuwun Bu Lely. Pertanyaan yang sama denganku mbak Susi.. Waalaikum salam, bu Susi yang baik hati,
untuk Biografi tidak ada fiksi, semuanya asli,
saya pikir dengan menuturkan kejadian aslipun tak kalah
menariknya. Hanya diksinya yang
tepat. Seperti Ahmad Tohari
dalam bukunya ronggeng dukun paruk,
bercerita tentang Srintil menari, tentang Zakum memberikan "senggakan" karena
pemilihan diksi yang tepat
akan mengarahkan imajinasi
pembaca berada pada situasi itu.
Maksudnya mungkin dalam autobiografi itu disajikan dialog antar
tokoh yang terlibat .. boleh atau tidak
pak ? Oo boleh, Ini ada dialog nya, Oke.. terimakasih..
Lanjut nggih pak..P8. Nama: Sumiati Gelombang 26. Dalam
membuat kisah perjalanan hidup apakah ada ketentuan jumlah halaman maksimal
ketika akan menerbitkan bukunya?
Tidak ada batasan, Bikin saya ini
171 hal, Buku Chairul Tanjung ada 384
hal, Buku pak Bupati Magetan ada 600
halaman, Oke.. seberapa banyak kisah kita yang menginspirasi dan seberapa
kelihaian penulisnya dalam mengisahkan
perjalanan hidupnya.. Ayok.. SEMANGAT..Ini 486, karya
seorang guru di Magetan
Ini kembaran Pak Suparno ya
pak?..Idola saya ini .Mirip pisan gitu lo..Mari kita lanjutkan pak..
P9. Selamat malam, Saya Sim Chung Wei dari Jakarta, BM 26. Pertanyaan saya, jika saat ini kita belum terlihat sukses
apakah pantas menulis buku autobiografi? Terima kasih, Beliau drg. Ini
anak saya yang calon dokter gigi,
menulis novel Hallo itu . Wah...anak
yang mengikuti jejak sang Ayah..
Selamat
malam saudaraku Sim Chung Wei
dr Jakarta, Jawab. Memang sukses
itu baik, tapi kalau menunggu sukses,
terus kapan kita menulis
buku biografi. Kalau sampai mati tidak
sukses terus apakah tidak menulis buku
biografi? Pengertian sukses juga bermacam macam sesuai dengan nilai
kehidupan seseorang yang dianutnya. Jadi misalnya bagi yang belum sukses bisa menulis
tentang kesederhanaan hidup, yang mungkin
bisa dijadikan pelajaran bagi
orang lain. Setidaknya untuk
anak cucu kita sendiri.. Yeee.. jadi segeralah
menulis.. jangan menunggu sukses... Misalnya
lagi pelajaran untuk tidak sombong, kepedulian
menolong sesama dll.
Sudah
jelas sekali..terimakasih . Oke.. P10. CGP. Assalmu'alaikum,,, Alhamdulillah
bertambah ilmu baru lagi, saya Atin Mintarsih dari Serang Banten, izin bertanya
bapak . 1. Dalam menulis
biografi/autobiografi boleh tidak bapak bahasanya copas dari penulis lain tapi
isinya di edit sesuai kebutuhan? 2.
Seberapa penting biografi dalam sebuah tulisan?
Menurut saya jangan copas, pakailah gaya bahasa sendiri, menulis
itu adalah ketrampilan, kalau anda setiap hari menulis maka mutu
dan rezeki akan mengikuti itu moto saya. Kalau mantranya Omjay "menulis
setiap hari, buktikan apa yang akan terjadi".
Sampai jam 10 ya bu Lely , Okeh...Mantra Om Jay..
selalu bergaung di mana - mana.. Ini pertanyaan terakhir kayaknya pak..
P11.
Endang Sri Purwanti, Balikpapan, gelombang ke-25. Terimakasih Pak Suparno atas pencerahannya, 1. Bolehkah menulisnya dengan bahasa yang
lebih akrab maksudnya tidak baku dan ditambah dengan bahasa daerah, 2. Cerita
ditambah dengan imajinasi maksudnya sedikit lebay begitu Pak namun fakta
seperti laskar pelangi dan Negeri 5 menara
Pertanyaan
buat pak Suparno bu, Iya pak..Semakin Asyikk..Bagaimana bu Rali? Sudah habis
pertanyaannya kan?.Sepertinya begitu bun, Bu Endang yang baik hati , Jawab boleh, tapi pas bahasa asing , atau bahasa daerah dicetak miring. 2. Akhirnya
jadi novel nanti bu, jadi kalau banyak imajinasi pilihlah
bentuk novel, hanya
saja menceritakan kehidupan Anda, kesimpulan kurang murni untuk
bisa disebut sebagai biografi.
Dari
pertanyaan - pertanyaan tersebut .. akan membuat para penulis
semakin jelas..Setelah ilmu didapat.. segera praktikkan.. agar ilmunya
bermanfaat.. tidak hanya disimpan di
blog saja..Inggih bapak...Amargi wanci sampun ndalu...Monggo bilih bapak badhe
ngaturaken ular - ular pamungkasipun..
Oiya teman- teman.. beliau narsum
kita adalah seorang pranatacara/ pemedhar sabda handal..
Bahasa Indonesianya.. penata acara..Narsum. Kita
tidak tahu berapa umur seseorang, kita tidak tahu kapan ajal
datang, maka menulislah buku biografi
agar anak cucumu
tahu sejarah perjalanan kehidupan Anda. Menulis biografi
berarti mengabadikan cerita perjalanan hidup anda, sebagai tanda jejak bahwa
pernah tinggal di planet yang bernama
bumi ini. Menulislah setiap
hari, mutu dan rezeki
akan mengikuti. Yu Painten marut
klopo, tuku kupat nang Sukomoro, cekap
semanten atur kulo menawi lepat nyuwun pangapuro. Mohon
maaf ada salah dan kurang . Buat
Narasumber hebat bapak Suparno..Dengan ucapan terimakasih tiada tara atas bagi
- bagi ilmunya.. in sya Alloh menjadi ilmu yang bermanfaat yang akan turut
mengantarkan ke surga..Aamiin..


Comments
Post a Comment